Minggu, 25 Agustus 2013

Kelahiran Sebuah Bintang Di Ruang Angkasa

. Minggu, 25 Agustus 2013
0 komentar

Para astronom berhasil menangkap sebuah gambar yang sangat menakjubkan dari kelahiran sebuah bintang di ruang angkasa. Pengambilan gambar itu menggunakan teleskop ALMA (Atacama Large Millimeter/submillimeter Array). National Monitor melansir, Minggu 25 Agustus 2013, pengamatan astronom berawal ketika mengamati sebuah cahaya yang berasal dari molekul karbon monoksida pada objek yang diberi nama Herbig Haro 46/47.

Seperti diketahui, bintang muda adalah objek yang memiliki molekul-molekul tingkat destruktif yang sangat tinggi. Ketika molekul itu bertemu dengan gas, akan menyebabkan ledakan, kehancuran, dan menghasilkan sebuah objek baru, yaitu Herbig Haro.

Menurut Hector Arce, peneliti utama dari Yale University, Amerika Serikat, Herbig Haro 46/47 terletak sekitar 1.400 tahun cahaya dari Bumi, di konstelasi selatan Vela. Saat ini, objek itu sedang menjadi fokus penelitian dari teleskop ALMA.

"Foto-foto ini menunjukkan detail dari pertemuan antara molekul dan gas dalam setiap menit. Salah satu gas berwarna merah muda dan ungu bergerak ke arah Bumi. Gas lainnya berwarna oranye dan hijau ke arah sebaliknya," kata Arce.

Dia menambahkan, gas-gas itu hampir tidak terlihat pada foto-foto, karena bersembunyi di balik awan debu yang mengelilingi bayi bintang. "Teleskop ALMA tidak hanya mendapatkan gambar yang sangat jelas dari instrumen terbentuknya bintang muda, tapi juga mampu memaparkan data seberapa cepat gas bercahaya itu melakukan perjalanan di ruang angkasa," jelas Arce.

Baca juga: Jasa Sertifikasi SDPPI.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Sabtu, 24 Maret 2012

Proyek Mamminasata Tertunda

. Sabtu, 24 Maret 2012
0 komentar

Semangat-Ngeblog. Belum dimulainya proyek bypass Makassar-Maros- Sungguminasa-Takalar (Mamminasata) di tahun ini, dikarenakan masih terganjal pada proses pembebasan lahan milik warga. Tingginya nilai lahan yang ditetapkan warga di Kabupaten Maros dan Gowa, mengakibatkan pemerintah kesulitan untuk memulai pembebasan lahan dikarenakan terbatasnya anggaran pemerintah. Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang mengaku akan aktif melakukan sosialisasi kepada pemerintah daerah terkait, mulai dari tingkat bupati,camat dan lurah, hingga masyarakat untuk bisa mendukung program kawasan strategi nasional tersebut.

”Kita sudah mulai sosialisasikan ini di Maros, mulai dari perangkat desa dan lurah, agar menyampaikan ke warganya terutama yang terkena proyek ini, agar jangan ada yang lakukan spekulasi harga,” ujar Agus di Makassar, kemarin. Adanya spekulasi harga lahan tersebut, lanjut Agus, mengakibatkan pemerintah kesulitan untuk melakukan pembebasan lahan. Hal ini pun menyebabkan mandeknya proyek bypass Mamminasata ini. Bypass ini dirancang sebagai jalan baru sepanjang 50 kilometer yang merupakan jalur bebas hambatan, tanpa adanya permukiman penduduk dan pedagang di sepanjang lokasi.

Apalagi, tambah mantan Ketua DPRD Sulsel ini, bypass tersebut nantinya diharapkan menjadi tumpuan untuk mengurangi kemacetan kendaraan di Kota Makassar, dengan jumlah anggaran pembangunan yang mencapai Rp850 miliar. ”Harga lahan di sana sekarang sudah mencapai Rp1,5 juta (per meter). Sebenarnya masyarakat diuntungkan dengan bypass ini.Makanya,kita harap warga jangan dulu jual tanahnya, jual ke pemerintah dulu yang mau dilewati jalur ini,”kata dia. Sementara itu, Dinas Bina Marga dan Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Sulsel saat ini telah merampungkan proses inventarisasi untuk membuka lahan proyek bypass Mamminasata.

Pembebasan lahan dan fisiknya rencananya dimulai dengan membangun jalan dari Kecamatan Maros Baru melewati Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros. Kemudian dilanjutkan di Kecamatan Pattalassang, dan berakhir di Kecamatan Galesong, Kabupaten Gowa. Kepala Dinas Bina Marga Sulsel Abd Latief menyebutkan, untuk pembebasan lahan ditanggung oleh masing-masing kabupaten/kota. Pemprov Sulsel, kata dia, hanya dalam rangka memback up.

”Tiap kabupaten kita minta untuk membuat Panitia 9, kemudian kita melakukan identifikasi lahan untuk pembebasan jalur-jalur yang dilalui nantinya,” kata Abd Latief. Bypass Mamminasata merupakan program multitahunan Pemerintah Pusat dan dianggarkan bertahap. Khusus Kabupaten Maros, jalan ini sepanjang 21 kilometer, Kabupaten Gowa sejauh 22 km, sisanya Takalar sejauh 5 kilometer. Sementara lebar jalan mencapai 40 meter, dengan jumlah jalur delapan buah.

Klik disini untuk melanjutkan »»

kendala Pengusaha kecil dan Mikro

.
0 komentar

Semangat-Ngeblog. Kesulitan akses dan tingginya bunga bank masih menjadi kendala bagi pengusaha kecil dan mikro dalam penyaluran kredit. Untuk menyiasatinya, pemerintah daerah (pemda) diminta kreatif. Bank Indonesia (BI) memberikan sejumlah solusi ke pemda, untuk mempermudah akses perbankan bagi pengusaha kecil dan mikro di daerah. Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad mengatakan, pemda harus berperan serta dalam membantu perbankan.

Dia mencontohkan, banyak permohonan kredit yang diajukan pengusaha kecil dan mikro tidak dapat diproses oleh bank karena tidak ada jaminan.“Ini berhubungan dengan risiko atas kredit itu sendiri,”katanya di Makassar kemarin. Muliaman mengatakan,untuk mempermudah pembiayaan, pemda diminta memberikan dan mempermudah sertifikasi terhadap aset-aset pengusaha kecil mikro.

Termasuk petani yang bergerak di sektor primer.Yang paling utama,menurut dia, adalah sertifikasi lahan pertanian. Juga sertifikasi dari semua aset yang dimiliki. “Kalau mereka punya kerbau, kambing atau sepeda itu bisa disertifikasi,”katanya. Nantinya akan dijadikan bukti oleh calon nasabah, untuk permohonan kredit ke perbankan. Sertifikasi itu bisa menjadi jaminan atas pinjaman yang diberikan ke petani. Khusus suku bunga, dia menjelaskan BI akan terus berupaya menurunkannya.Menurut dia, saat ini BI rate atau suku bunga acuan sudah sangat rendah yakni 5,75%.

“BI akan terus berusaha agar bunga bank lebih ringan,”paparnya. Muliaman menjelaskan, pihaknya terus mengupayakan kemudahan akses seperti memberikan edukasi ke masyarakat pentingnya perbankan. “Termasuk menciptakan bisnis model,”ucapnya. Selain itu, menerbitkan regulasi serta pengenalan teknologi. Upaya itu dilakukan untuk mendukung inklusi keuangan agar semua orang bisa mengakses perbankan dengan mudah dan cepat. Dia mengakui, selama ini perbankan lebih berminat membiayai pengusaha besar dibanding yang kecil dan mikro.

“Sudah terbukti, pengusaha kecil lebih patuh dalam melunasi utangnya. Sehingga kredit macetnya juga tidak besar,”sebutnya. Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo berharap bank tidak memberikan suku bunga pinjaman yang tinggi untuk usaha kecil dan mikro.“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,”tegasnya. Karena perbankanlah yang diharapkan bisa memberikan pembiayaan untuk pengusaha kecil dan mikro. Apalagi di Sulsel, kaya dengan potensi alam termasuk untuk sektor primer.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Prediksi Penjualan komputer di Sulsel

.
0 komentar

Semangat-Ngeblog. Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia Indonesian (DPD Apkomindo) Sulawesi Selatan (Sulsel) memprediksi penjualan komputer di Sulsel tahun ini akan tumbuh sekitar 10%. Apkomindo tak melihat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubdisi pada awal April nanti akan menghambat penjualan komputer di Sulsel.

Normal-normal saja, tak akan mempengaruhi penjualan komputer di Sulsel, terutama Makassar,”kata Bendahara DPD Apkomindo Sulsel Wandy Effendy di Makassar,kemarin. Menurut Wandy, pasar komputer di Sulsel tahun ini tetap bergairah. Permintaan akan komputer untuk jenis personal computer (PC) desktop, netbook, termasuk notebook tetap tinggi. Menurut dia, pertumbuhan pasar komputer semua jenis di Sulsel setiap tahunnya tidak berubah. ”Rata-rata masih di kisaran 10%.

Dari hasil pengamatan kami, kisarannya masih di angka tersebut,”katanya. Wandy menjelaskan, secara nasional, tahun lalu penjualan komputer untuk semua jenis mencapai 5 juta unit. Di mana, kontribusi penjualan komputer di Sulsel sekitar 7%. Dia menjelaskan, dari total penjualan komputer di Sulsel, sekitar 70% adalah konsumen perorangan. Sedangkan sisanya adalah instansi pemerintah, termasuk korporasi.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Perubahan Nama Kantor Bank Indonesia

.
0 komentar

Semangat-Ngeblog. Bank Indonesia (BI) menggodok perubahan nama Kantor Bank Indonesia (KBI) di tingkat provinsi menjadi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KWBI). Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad mengatakan, perubahan nama KBI menjadi KWBI tersebut akan direalisasikan dalam waktu dekat ini.

Dia mengatakan, perubahan nama tersebut sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 9/2010 tentang Keprotokolan.“ Saat ini sedang dimatangkan perubahan cakupan fungsinya,” katanya di Makassar kemarin. Menurut Muliaman, sesuai dengan UU tersebut hanya akan ada dua tingkat KWBI di daerah. KWBI tingkat provinsi sebagai mitra kerja pemerintah daerah tingkat I.

Satunya lagi adalah KWBI di tingkat kabupaten/ kota sebagai mitra pemerintah daerah tingkat II. “Perubahan tersebut membutuhkan reorganisasi BI secara keseluruhan.Termasuk mendirikan KWBI di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar),” katanya. Dia mengatakan,saat ini pihaknya tengah mengkaji rencana pendirian KWBI Sulbar dan KWBI Papua Barat. Selain dua daerah tersebut,semuanya sudah ada di semua provinsi.

Muliaman meminta BI Makassar bersama masyarakat perbankan di daerah untuk memberikan pelayanan yang baik ke masyarakat.“Bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas,”katanya.

Klik disini untuk melanjutkan »»